Lokasi Air Terjun ini adalah di Desa Selur Kecamatan Ngrayun Air yang
meluncur deras dari ketinggian, jatuh mengenai bebatuan yang
ada di bawahnya menimbulkan suara gemericik air menambah suasana yang
asri. Air yang berasal dari pegunungan ini terasa begitu dingin saat
disentuh. Selain
dingin, air yang mengalir juga sangat jernih. Tak hanya itu, aliran air
terjun Sunggah yang dibawahnya dipenuhi berbagai jenis ikan ini terus
mengalir sepanjang tahun.Biasanya, kalau musim kemarau, suara
gemericik air akan terdengar sampai jauh. Suara gemericik air ini oleh
masyarakat sini dijadikan sebagai pertanda akan datang musim kemarau.
Selain airnya dingin dan jernih, pemandangan di sekitarnya juga masih
alami.
Watu Semaur
Watu Semaur ini terletak dipinggir jalan raya Ngrayun-Jajar tepatnya di
Desa Selur Kecamatan Ngrayun Yakni, sebuah tebing batu besar yang berada
di tengah-tengah padang
rumput. Tebing batu ini oleh warga setempat kemudian dinamakan Watu
Semaur, karena jika ada orang berteriak akan menggema seperti berteriak
di dalam gua. Watu Semaur juga sering dimanfaatkan oleh para
penghobi olah raga panjat tebing atau climbing. Karena, mempunyai
ketinggian sekitar 125 meter, sehingga sangat cocok untuk mengadu nyali
menaklukan ketinggian tebing ini. Jika musim kemarau, area di sekitar
Watu Semaur sering dijadikan tempat berkemah. Banyak pengunjung yang sengaja berkemah disini untuk menikmati keindahan
Watu Semaur sambil panjat tebing. Mereka berasal dari Ponorogo, Madiun,
Magetan dan banyak juga dari Surabaya serta kota-kota lainnya.

